Abu Azzayn al Indunisiy, Dari Tentara Thowaghit Menjadi Kesatria Mujahid

Standar

ABU-AZZYN3_edited3

Anshar Daulah Islamiyah Nusantara – Perjalanan hijrah dan jihadnya bisa dibilang teramat singkat, akan tetapi beginilah Allah azza wa jalla memilih diantara Mujahidin, siapakah kesatria Islam yang terbaik, sehingga ia layak menyandang gelar dan ganjaran seorang Syuhada’.

Adalah Abu Azzayn al Indunisiy -taqobbalahullah-, nama hijrah dari seorang lelaki asal Medan, Syahputra, mantan Brigadir Kepolisian Indonesia di Polres Batanghari, Jambi. Dengan taufiq Allah azza wa jalla, ia tinggalkan penghambaan kepada Thoghut Indonesia, menuju penghambaan diri kepada satu-satunya Rabb yang berhak diibadahi.

“Eh, Akhi, antum lagi dicari-cari sama Polisi di Indonesia tuh..”

“Halah, suruh saja mereka kesini nyamperin ana kalau berani..,” jawab Abu Azzayn.

Benih-benih Tauhid mulai tercelup ke dalam batinnya, saat ia masih bekerja di tempat dinasnya dulu. Sedikit demi sedikit, ia berlepas diri dari Thoghut Indonesia dan bala tentaranya.

“Saya berusaha untuk keluar dari pekerjaan di Kepolisian, dan terus dihalang-halangi oleh pimpinan. Ia memberikan iming-iming uang, fasilitas mobil, rumah, dan sebagainya,” celoteh Abu Azzayn.

“Apa saja yang kamu mau, tinggal minta. Kamu jangan keluar dari jajaran kepolisian,” imbuhnya, menirukan kata-kata pimpinannya di Polres Batanghari dulu.

Hingga mencapai klimaksnya, ia menyaksikan video penindasan rezim Nushairiyyah di Suriah yang menyiksa dan memperkosa para muslimah, menggugah hatinya. Saat itu pula, ia menyaksikan Daulah Islamiyyah sebagai satu-satunya kekuatan paling efektif dalam melawan dan membalas kekejaman Nushairiyyah pada kaum muslimin.

Ia tak mempedulikan isu-isu pun fitnah yang terus dipropagandakan dan diedarkan baik oleh media ataupun kepolisian Indonesia untuk mencitraburukkan Daulah Islamiyyah dan menghalangi manusia untuk bergabung di dalamnya.

Karena manisnya keimanan sudah menancap kuat di dalam dirinya, dan siap terefleksikan di alam nyata dalam bentuk ibadah paling tinggi dalam Dienul Islam, yakni berjihad fii sabilillah. Menjadikannya mampu melihat dengan jernih, siapakah yang berada di atas kebenaran dan siapa yang berada di atas kebatilan.

Abu-Azzain2-1024x592

Abu Azzayn al Indunisiy, saat masih berada di kepolisian Indonesia (kiri), dan setelah menjadi Junud Daulah Islamiyyah (kanan)

Akhirnya, pada awal bulan Maret 2015, ia bertolak dari Indonesia menuju bumi Syam, dan mengkhidmatkan dirinya menjadi pelindung kemuliaan Islam dan umatnya, dengan membai’at Amirul Mukminin dan Khalifah Muslimin Abu Bakar al Baghdadiy al Husainiy al Qurasyi -hafidzohullah wa ro’ah- dan menjadi seorang Mujahid Daulah Khilafah.

Sebagai wujud keberlepasan dirinya dari Thoghut Indonesia dan bala tentaranya, ia bakar baju dinas kepolisiannya disaksikan oleh ikhwah-ikhwah Mujahidin lainnya.

Ia tinggalkan iming-iming hadiah senilai ratusan juta rupiah yang ditawarkan pimpinannya di dinas kepolisian, untuk menghabiskan hidup di parit-parit Jihad yang penuh debu, cucuran keringat, dan darah. Ia abaikan iming-iming hidup sejahtera dari pimpinannya di dinas kepolisian dengan hidup di bawah desingan peluru dan bom.

Ia tinggalkan kehidupan penuh kehinaan dan merengkuh kembali kemuliaan dengan hidup di bawah naungan Syari’at Allah azza wa jalla. Sehingga menjadi amanlah agama dan kehormatannya sebagai seorang Muslim merdeka dari tirani thowaghit yang menghalangi umat Islam menjalankan setiap perintah dari Allah dan RosulNya secara totalitas.

“Berikan aku seminggu untuk keluargaku, setelahnya kan kuhabiskan seluruh sisa hidupku di medan ribath fii sabilillah!” [Abu Azzayn al Indunisiy -taqobbalahullah-]

Ketulusan Jihad dan pertaubatannya dari jalan syaitan dan Thowaghit akhirnya dijawab oleh Allah azza wa jalla, dengan memilih Abu Azzayn diantara Mujahidin lainnya dengan mengangkatnya ke barisan para Syuhada’, kami mendo’akan demikian dan Allah lebih Mengetahuinya.

Abu Azzayn al Indunisiy gugur syahid di front pertempuran Tal Tamr, wilayah al Barakah, melawan pasukan koalisi Salibis Amerika. Semoga Allah menerimamu duhai sang Kesatria Pemburu Syahadah.

Dari saudara-saudara kalian di Azzam Media

Jangan lupakan Mujahidin dalam setiap doa-doa kalian yang sholih

logo-azzammedia-2-300x210

Divisi Media Khilafah Islamiyah Berbahasa Melayu

Sumber : Azzam Media.

Iklan

Laporan Jihad Mujahidin di Seluruh Wilayah Daulah Islamiyyah Per 12 Romadhon 1436 H

Standar

581342_127794174072301_94455972_n

Anshar Daulah Islamiyah Nusantara – Berikut ini laporan lengkap aktivitas Jihad Mujahidin dan beragam aktivitas mereka di semua wilayah Daulah Islamiyyah per 12 Romadhon 1436 H, sebagaimana yang dirilis oleh Channel Radio al Bayan.

Headline News

  • Dua amaliyyah istisyhadiyyah di mantiqoh Ghuwayran, dan mengambil alih wilayah baru di mantiqoh al Aziziyyah, wilayah al Barakah.
  • Amaliyyah istisyhadiyyah di wilayah al Anbar menargetkan sebuah pos pemeriksaan militer Shofawi di mantiqoh Kilo 35, dekat Ramadi.
  • Meledakkan serangkaian bom IED menargetkan konvoi kendaraan tentara Shofawi dan milisi Shohawat di berbagai daerah di wilayah Diyala.

Wilayah al Barakah

  • Dalam pertempuran sandi ‘Abu Sahl al Urduni’, Junud Khilafah melancarkan dua amaliyyah istisyhadiyyah menargetkan posisi pasukan Nushairiy di pinggiran mantiqoh Ghuwayran. Serangan istisyhadī pertama menghantam posisi Nushairiy di barat bundaran Karaj, dan yang kedua menargetkan posisi Nushairiy di utara Masjid Jami’ al Ghuwayran. Serangan ini berhasil membunuh sejumlah besar Murtaddin dan menghancurkan beberapa kendaraan mereka.
  • Di mantiqoh al Aziziyyah, mujahidin mengambil alih kontrol wilayah baru setelah pasukan Nushairiy dari elemen National Defense Forces dan milisi komunis PKK melarikan diri.
  • Mujahidin membombardir murtaddin PKK dan Nushairiy di bagian selatan kota al Barakah dan kota Tal Barak dengan roket Grad dan mortir.

Wilayah al Anbar

  • Amaliyyah istisyhadiyyah menargetkan sebuah pos pemeriksaan Shofawi di mantiqoh Kilo 35, dekat Ramadi, menghancurkan unit Hummer dan sejumlah kendaraan militer Shofawi lainnya, dan membunuh serta melukai puluhan Murtaddin.

Wilayah Diyala

  • Serangkaian ledakan bom IED menargetkan kendaraan tempur Shofawi dan militan Shohawat di mantiqoh Mulla ‘Id dan an Naqib, Buhruz, dan mantiqoh Imam Musafir di al Miqdadiyyah, as Saddah di Ba’qubah, dan mantiqoh Khaniqin. Serangan berhasil membunuh anggota Shohawat bernama Haydar Najm al Jari, dan seorang komandan milisi Hasyad Rofidhi, dan menghancurkan kendaraan mereka. Turut hancur juga sebuah unit kendaraan militer Shofawi, membunuh dan melukai orang-orang di dalamnya, dan menghancurkan sebuah unit kendaraan pasukan khusus SWAT, menewaskan lima Murtaddin.
  • Di wilayah Khaniqin, empat menara listrik yang digunakan untuk mentransfer listrik dari Iran menuju wilayah Rafidhoh Shofawi hancur setelah diledakkan Mujahidin.

Wilayah Sholahuddin

  • Meledakkan bom jebakan booby trap di mantiqoh asy Syarif ‘Abbās dekat kota Samarra setelah sekelompok militan Hasyad Rofidhi terpancing masuk ke dalamnya, berhasil membunuh delapan murtaddin, walhamdulillah.
  • Menghancurkan dua kendaraan Shofawi dengan bom IED di jalan raya dekat Samarra.
  • Sniper Mujahidin menumpas seorang tentara Shofawi.
  • Membombardir posisi tentara Shofawi di Selatan kota Baiji, dekat Bendungan Samarra dengan beberapa mortir berbagai kaliber.
  • Mujahidin menghancurkan kendaraan tempur Rofidhi dengan IED di selatan kota Baiji, menewaskan empat Murtaddin.

Wilayah Barqah

  • Dalam oeprasi militer besar Junud Khilafah di Benghazi, Mujahidin menggempur barak pasukan thowaghit di kawasan Suqul Luhum, mantiqoh al Laytsi dengan bombardir tank, BMP, dan senapan mesin Dushka dan roket.
  • Sniper Mujahidin meringkus dua tentara Murtaddin di kawasan Suqul Luhum dan Jalan al Khalij.

Wilayah Selatan Baghdad

  • Membombardir barak militer Shofawi di mantiqoh Zawba’ dengan mortir dan artileri buatan lokal.
  • Mujahidin menewaskan seorang komandan Rofidhoh dari Partai dakwah Iraq di daerah Shishybar, mantiqoh al Mahmudiyyah dengan bom tempel.
  • Menghancurkan sebuah kendaraan militer Shofawi, dan membunuh serta melukai sejumlah militan Hasyad Rofidhi dengan IED di mantiqoh Albu Muhy dan Khashmadh Dhib di mantiqoh al Yusufiyyah.

Wilayah Raqqah

  • Pesawat tempur Nushairiy membombardir kawasan persimpangan Hazimah di bagian utara kota ar Raqqah, melukai dan merenggut korban jiwa di kalangan warga sipil muslim.

Wilayah Kirkuk

  • Junud Khilafah membombardir milisi Hasyad Sya’biy di desa asy Syamsiyyah,  mantiqoh Daquuq dengan mortir dan roket buatan lokal.

Wilayah al Jazirah

  • Junud Khilafah membombardir barak Peshmerga di Gunung Sinjar dan Tall asy Syur dengan mortir.
  • Baku tembak Mujahidin menyerbu barak Peshmerga di perempatan Hardan, dimana para Murtaddin berlarian menyelamatkan diri.

Wilayah Khurosan

  • Mengeksekusi dengan menyembelih agen mata-mata Salibis bernama “Sinkar” di daerah GhaniKhayl, mantiqoh Nangarhar.

Wilayah Nainawa

  • Membombardir barak Peshmerga di mantiqoh Askay Mosul dengan roket Katyusha.

Wilayah Fallujah

  • Pesawat tempur koalisi Salibis Shofawi membombardir rumah kaum muslimin di sejumlah distrik di kota Fallujah, melukai beberapa orang Muslim dan menyebabkan kerusakan bangunan.

Wilayah Najd

  • Kantor media Wilayah Najd merilis pernyataan audio wasiat al Akh Abu Sulaiman al Muwahhid taqobbalahullah yang baru-baru ini melakukan aksi amaliyyah istisyhadiyyah terhadap kuil Rofidhoh di ibukotaKuwait. Dalam kata-kata terakhirnya tersebut, ia menasehatkan saudara-saudaranya untuk tetap teguh dan sabar dalam menapaki jalan menuju Jannah. Dia juga bersumpah bahwa musuh-musuh Allah dari kalangan Rofidhoh, terutama mereka di Kuwait, akan terus ditimpa bencana dan kehancuran sebagai pembalasan atas penistaan mereka terhadap agama Allah dan RasulNya. Dia juga memberi kabar gembira pada Rofidhoh, berupa pertumpahan darah dan datangnya kematian, pun bahwasanya tentara Khilafah terus mengintai mereka, dan serangan selanjutnya akan lebih mematikan. Al Akh Abu Sulaiman juga menyatakan bahwa kehormatan dan kemenangan milik tentara Allah, dan kehinaan serta aib hanyalah untuk mereka para pengikut setan. Sebagai penutup, ia menyampaikan pesan pada Khalifah Muslimin, Syaikh Abu Bakr al Husayni al Qurasyi al Baghdadiy hafidzohullah, berjanji untuk berdiri di sampingnya sampai ia meraih kemenangan atau kesyahidan.

[fudhail]

Sumber : Azzam Media.

AS Sering Buat Kacau Negara Lain, Kini Daulah Islamiyah Akan Buat Kacau AS

Standar

barack obama

Anshar Daulah Islamiyah Nusantara – Khilafah Daulah Islamiyah mengaku siap mengacaukan situasi di seanatero Amerika Serikat (AS). Khilafah Daulah Islamiyah mengaku memiliki puluhan pasukan terlatih yang tersebar di beberapa negara bagian di Negeri Paman Sam itu.

“Kami memiliki lebih dari 71 tentara yang terlatih di 15 negara yang berbeda (di AS) dan kami siap untuk menyerang setiap sasaran yang kami inginkan,” kata IS dalam sebuah pernyataan yang dispoting di situs JustPasteIt, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (6/5/2015).

Menurut Khilafah Daulah Islamiyah, beberapa negara bagian yang menjadi lokasi penyebaran pasukan mereka adalah Virginia, Maryland, Illinois, California dan Michigan. Kelompok itu juga menyatakan, 23 dari 71 pasukan mereka di AS sudah menyatakan kesediaan mereka untuk melakukan serangan bom martir.

Dalam pernyataannya, Khilafah Daulah Islamiyah juga melemparkan ancaman serius kepada Pamela Geller, yang tidak lain merupakan salah satu penyelenggara lomba menggambar kartun Nabi Muhammad SAW. IS menegaskan akan menemukan dan membunuh Geller dengan cara yang sadis.

“Kami akan mengirimkan semua singa kami untuk membantai dia (Geller),” ancam Khilafah Daulah Islamiyah. Khilafah Daulah Islamiyah juga sebelumnya mengaku bertanggung jawab atas insiden penyerangan di lomba menggambar Nabi yang digagas Geller.

Pasukan Khilafah Daulah Islamiyah dikenal tidak takut mati, jika dua orang saja bergerak maka AS terguncang, bagaimana jika 70 orang yang bergerak. Selamat datang mimpi buruk AS.